Data dimasukkan sekali. Hitungan, rekap, dan lembar cetaknya keluar sendiri.
Ada angka yang dicatat rutin. Penjualan harian, stok keluar masuk, setoran, tagihan, jam kerja, atau pemakaian. Angkanya dicatat di buku atau spreadsheet, dihitung satu per satu, lalu disalin ulang jadi laporan.
Tiap bulan begitu terus. Dan kalau ada satu angka yang salah ketik, biasanya baru ketahuan setelah laporannya dipakai orang lain.
Rumus dan formatnya beda-beda di tiap tempat. Software yang dijual umum biasanya terlalu besar, terlalu mahal, atau memaksa cara kerja yang tidak cocok. Akhirnya banyak yang balik lagi ke spreadsheet dan kalkulator.
Kami buat alat kecil yang mengikuti cara hitung yang sudah kamu pakai, bukan sebaliknya. Biasanya cukup dibuka dari HP.
Bentuknya berbeda-beda, tapi polanya sama. Kalau pekerjaanmu mirip salah satu ini, biasanya bisa dibuat otomatis.
Ceritakan pekerjaan yang masih dikerjakan manual di tempatmu, yang berulang terus dan makan waktu. Nanti kami jawab bisa dibuat otomatis atau tidak. Kalau memang tidak bisa, kami bilang apa adanya.
Ceritakan KebutuhanmuBelum yakin bentuknya seperti apa? Tidak masalah. Ceritakan pekerjaannya saja, soal teknologinya biar kami yang pikirkan.