Pembayaran diterima langsung di dalam chat bot, tanpa mengarahkan orang keluar ke website.
Komunitasnya hidup di Discord. Tanya jawab, pendaftaran, pengumuman, semuanya terjadi di server itu. Tapi begitu sampai urusan bayar, alurnya putus. Orang harus keluar dari Discord, buka website, isi form, lalu balik lagi untuk konfirmasi manual.
Tiap perpindahan seperti itu bikin sebagian orang berhenti di tengah jalan. Konfirmasinya pun masih harus dicek satu per satu oleh admin.
Payment gateway di Indonesia dibuat dengan asumsi dipasang di toko online. Plugin, tutorial, dan dokumentasinya semua menganggap ada website dan keranjang belanja. Tidak ada yang menjual plugin pembayaran khusus bot Discord, jadi memang harus dibangun sendiri.
Payment gateway dipasang langsung ke alur bot. Pengguna memilih di dalam chat, bot menerbitkan tagihan, lalu status pembayaran balik sendiri ke bot lewat webhook. Admin tidak perlu lagi mengecek mutasi satu per satu.
Payment gateway itu komponen, bukan fitur bawaan website. Selama ada tempat memanggilnya, dia bisa dipasang di mana saja: bot Telegram, aplikasi internal, sistem iuran, atau chatbot WhatsApp. Yang biasanya membatasi bukan teknologinya, tapi anggapan bahwa ini cuma bisa dipakai toko online.
Ceritakan pekerjaan yang masih dikerjakan manual di tempatmu, yang berulang terus dan makan waktu. Nanti kami jawab bisa dibuat otomatis atau tidak. Kalau memang tidak bisa, kami bilang apa adanya.
Ceritakan KebutuhanmuBelum yakin bentuknya seperti apa? Tidak masalah. Ceritakan pekerjaannya saja, soal teknologinya biar kami yang pikirkan.